Terima Kasih Ibu

Desember 24, 2008 at 6:34 am (1)

assalam,

memang tidak terasa jika kita sekarang sudah besar. padawaktu kita kecil dulu terasa sekali bahwa ibu selalu menemani. coba ingat ketika kita SD kelas 1, pada saat kita menangis. siapakah sosok  yang menghibur kita agar kita tidak menangis?. disaat kita akan berngkat sekolah, siapa yang membuat bekal kita?siapa yang mengantar kita ketika ayah sedang bekerja? siapa yang menemani kita tidur di malam hari dengan penuh keikhlasan?

ketika kita beranjak dewasa, masih ingatkah siapa orang yang berdoa di malam hari untuk kesuksesan kita? siapa yang selalu cemas ketika kita jauh dari beliau? namun kita tidak sadar ketika kita menyakiti beliau, dengan tolakan dengan bentakan. beliau tahu bahwa kita adakah buah hatinya yang selalu ia sayang sehingga beliau menyimpan rasa sakit hati nya.

IBU, MAAFKAN SEMUA KESALAHANKU DARI TINDAKAN YANG MENYAKITI HATIMU.

dari anakmu yang selalu kau cium keningnya

1 Komentar

  1. Suryawan Indonesia said,

    Sosok yang tak tergantikan, Ibu..

    btw, selamat hari ibu ya,,,
    hahaha (lho koq..??)

    =p

    wah, klo tu dutuju deh bang!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: